Rabu, 19 Januari 2011

Love Light by C.N Blue

when i look at you my face gets red
when i see you my heart goes thump thump
i talk with shyness like a kid
when i look at you i just smile out of nowhere
like a fool I keep doing that
I think love came to me
you’re the president of my heart
you’re my chests’ star embroider
i’m Genie for you boy
you make me stop breathing
whatever you want
because i love you
there’s no reason for my love you know
you’re a darling
you’re more beautiful than the stars above in the night sky
the shining thing deep inside my heart
my own love light
i love you darling
give me light next to me whenever
every night i look at you
and you’re beautiful even when i look at you
you’re my love light
when i see you i feel like im up on the clouds
it may be immature but i keep doing this
i tihnk love came to me
you’re a darling
you’re more beautiful than the stars above in the night sky
the shining thing deep inside my heart
my very own love light
i love you darling
give me light next to me whenever
every night i look at you
and you’re beautiful even when i look at you
you’re my love light
you’re lovely
you’re mroe blinding than the sunlight up in that sky
you shine the dark places inside my heart
my own love light
i love you lovely
even if i close my eyes i see you
looking at you like this
you’re still blinding even when i see you
you’re my love light

Selasa, 18 Januari 2011

Menyambut Kunjungan Stuxnet ke Indonesia

Memasuki penghujung 2010, dunia dikejutkan dengan penemuan virus baru oleh seorang ilmuwan Jerman 23 September lalu. Dikatakannya bahwa piranti lunak (malware) ini diberi nama Stuxnet. Virus ini jauh lebih berbahaya daripada virus conficker. Karena stuxnet dapat menemukan secara otomatis kendali jaringan di fasilitas yang diprediksi berbahaya dan kemudian menghancurkannya. Seperti contoh yang telah terjadi di Iran, stuxnet mampu menyusupi komputer milik para staf stasiun pembangkit tenaga nuklir pertama Iran, Bushehr. Virus tersebut mampu merebut kendali pembangkit tersebut. Virus stuxnet memang dibuat secara khusus untuk mencari dan mensabotase fasilitas penting sebuah negara, lebih jauh lagi virus ini dibangun dengan sistem pengkodean tertentu secara otomatis dapat mengenali fasilitas yang dianggap berbahaya bagi kelompok tertentu untuk kemudian menghancurkan sistem komputerisasinya atau bahkan melakukan penghancuran secara fisik pada fasilitas tertentu.
Menanggapi hadirnya virus baru Stuxnet, Manager of Security Response Operations Symantec Corp, Liam O Murchu melalui Associated Press menuturkan saat ini “Sekitar 60 persen komputer yang telah terinfeksi Stuxnet berada di Iran. Sedangkan 18 persen komputer lainnya berada di Indonesia. Hanya dua persen komputer AS yang terinfeksi”. Menurut pihak Symantec untuk menciptakan kode berbahaya tersebut dibutuhkan sekira lima hingga 10 orang hacker yang memiliki pendidikan tinggi, telah terlatih dengan baik dan dibayar cukup besar oleh pemilik kepentingan. Selain di Iran, Indonesia dan Amerika saat ini Stuxnet juga telah ditemukan dalam sistem Siemens di India, Pakistan serta Kazakhstan dan Rusia.
Dari keterangan tersebut timbul beberapa opini yang berkembang bahwa Stuxnet memang diciptakan sebagai Cyber attack terhadap Negara pimpinan Ahmad Dinejad tersebut, opini lain pun bermunculan. Amerika dan Israel dianggap sebagai pihak yang berada dibelakang kemunculan Stuxnet, namun hal ini langsung di bantah oleh pihak Amerika.
Yang diperlukan sekarang bukanlah mencari tahu siapa, mengapa, darimana, untuk apa virus ini ada. Yang terpenting dan yang harus dilakukan sekarang adalah bagaimana negara kita Indonesia menyambut kedatangan virus tersebut. Bila mungkin ilmuwan Indonesia tidak sehebat ilmuwan luar dalam menyikapi keberadaan Stuxnet, maka perlu untuklah kita kaum terpelajar atau yang mengerti akan hal ini agar mau menelaah lebih jauh tentang kemunculan virus ini di negeri kita. Mulai dari yang terkecil dengan sekedar mengenalnya atau sampai mencegah datangnya virus tersebut ke personal computer kita. Itulah langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk membantu menyambut kedatangan Stuxnet ke Indonesia.
Stuxnet atau yang dikenali juga dengan nama Winsta32, memiliki ciri-ciri umum dimana ia memiliki kemampuan dalam membuat seseorang merasa hardisk komputernya penuh secara tiba-tiba, padahal ia tidak merasa menyimpan file dalam kapasitas besar. Maka perlulah waspada saat hardisk kita terasa penuh secara mendadak. Medium penyebaran bermacam-macam, namun lebih sering melalui penyimpan data USB flash drives atau flashdisk
Sampai saat ini terdapat 8 antivirus sementara yang bisa diandalkan untuk mendeteksi stuxnet:
1. Symantec mengenali virus ini dengan nama W32 Stuxnet
2. Kaspersky Lab mengenali virus ini dengan nama Trojan-Dropper.Win32.Stuxnet.e
3. PC Tools mengenali virus ini dengan nama Malware.Stuxnet
4. Sophos mengenali virus ini dengan nama Troj/Stuxnet-A
5. Microsoft mengenali virus ini dengan nama TrojanDropper:Win32/Stuxnet.A
6. McAfee mengenali virus ini dengan nama Stuxnet
7. Ikarus mengenali virus ini dengan nama Trojan-Dropper.Win32.Stuxnet
8. AhnLab mengenali virus ini dengan nama Win-Trojan/Stuxnet.517632.F
Itulah sedikit pengetahuan yang bisa diberikan saat ini agar kita mampu menyikapi dengan bijak akan datangnya serangan virus tersebut, dan semoga saja ilmuwan terbaik Indonesia memiliki penanggulangan tersendiri dalam merespon datangnya virus Stuxnet ke Indonesia. Meskipun sampai saat ini belum dirasakan secara signifikan hadirnya virus itu dinegeri kita. Akan tetapi jelas jadi sungguh berbahaya jika komputer di Indonesia telah terinfeksi virus tersebut, Apa jadinya jika sistem kelistrikan milik PLN dikacaukan? Pun dengan sistem perbangkan kita ataupun sektor-sektor industri lainya yang berpotensi diacak-acak? Rakyat akan semakin menderita, kita-kita juga yang ahirnya harus menanggung kerugian. Karenanya sebelum terlambat, alangkah baiknya kita pun turut membantu pemerintah mencegah hal yang tidak diinginkan dari kemunculan virus tersebut dimulai dari yang sederhana serta dilanjutkan oleh Departemen Komunikasi dan informasi untuk segera melakukan tindakan penyegahan dengan merangkul lembaga-lembaga kompeten guna menanggulangi serangan yang dapat muncul kapan saja terhadap fasilitas-fasilitas penting di negeri ini.

Fenomena Unik Yang Bekerja Pada Lilin

Hukum fisika selalu menyatakan bila api selalu mengarah ke atas (zat yang bersuhu lebih tinggi akan menjadi lebih ringan dan mengarah ke atas). Kecuali bila ada gaya / tenaga yang menekannya (seperti terkena angin).
http://samabue.files.wordpress.com/2008/05/lilin.gif
Namun video dibawah ini sungguh melawan hukum fisika di atas. Api dari alat pemantik justru turun, seolah melewati jalur asap, dan kemudian menyalakan sumbu lilin.
Lalu bagaimana penjelasan dari peristiwa ini. Kemungkinannya adalah setelah api lilin ditiup dan mati, masih tersisa  gas mudah terbakar (merupakan zat lilin itu sendiri namun dalam bentuk gas, yang menguap karena terkena panas). Gas inilah yang menyulut sumbu lilin. Atau Anda punya logika penjelasan lainnya?

Sansevieria, Tanaman Hias Penyerap Ratusan Jenis Racun di Udara


http://www.peacefulresources.org/wp-content/uploads/2010/09/Sansevieria.jpg
Ya, ternyata tanaman hias Sansevieria atau dikenal juga dengan sebutan Lidah Mertua adalah tanaman antipolutan dan juga penangkal radiasi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Sanseveira mampu menyerap 107 jenis racun. Termasuk racun-racun yang terkandung dalam polusi udara (karbonmonoksida), racun rokok (nikotin), bahkan radiasi nuklir. 

Riset lainnya dapat disimpulkan bahwa untuk ruangan seluas 100m3 cukup ditempatkan Sansevieria Lorentii dewasa berdaun 5 helai agar ruangan itu bebas polutan.

Ciri spesifik yang jarang ditemukan pada tanaman lain, diantaranya mampu hidup pada rentang suhu dan cahaya yang luas, sangat resisten terhadap gas udara yang berbahaya (polutan), bahkan mampu menyerapnya sehingga di daerah berlalu lintas padat.

Dan di dalam ruangan yang penuh dengan asap nikotin dimanfaatkan sebagai antipolutan (air freshener). Sementara di Afrika getah Sansevieria dimanfaatkan sebagai anti racun ular dan serangga.

Sebagai tanaman hias sansevieria sangat mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak lahan. Sansiveria (lidah mertua) memang sering kita temui di pekarangan rumah di kampung-kampung, baik itu ditanam di sekitar pagar maupun di dalam pot, tetapi mungkin kita belum banyak mengetahui akan salah satu fungsinya yang anti polutan dan radiasi, jadi bagi yang belum buruan kita tanam di rumah kita.


Sumber : 
beritajitu.com

Tumbang, lagi!

Aku heran dengan kondisi tuuhku belakangan ini. Sepertinya aku kurang perhatian sama tubuhku sendiri sampai akhirnya saya kembali tumbang dan tergolek lemah di atas "pulau kapuk". Tapi kenapa sih, tiap bulan kayaknya aku nggak pernah absen sakit sekali dalam sebulan. Gimana ntar kalau kuliah???hu...
Wah bisa-bisa ketinggalan banyak nih di sekolah. Aku merasa sangat menyesal karena hari ini saya tidak dapat memenuhi tugas saya yang seharusnya saya kerjakan. Maaf yaa sama Uung, Umi, Lulu, Bubu, Omedt, Nchel dll. Aku mungkin mengecewakan kalian semua.

Minggu, 16 Januari 2011

Pengalaman Menjadi Sebuah Pengalaman

Judul            : Mencari Jalan ke Hati Bunda
Penulis         : Fithri
Penerjemah : Aminah Mustari
Penyunting   : Dian Yasmina Fajri
Ilustrator     : AminahMustari
Penerbit      : Gema Insani Press
Terbit          : Jakarta, cetakan ketiga: Oktober 2003
                     ISBN: 979-561-776-1
Tebal          : xii + 160 halaman
Harga         : Rp 29.900,00
Jenis           : buku fiksi remaja islami

Buku-buku kumpulan cerpen bertemakan pengalaman menjadi sebuah pelajaran mungkin sudah sering kita temukan. Namun buku kumpulan cerpen karya Fithri ini dapat dinilai jauh lebih menarik. Hal tersebut dikarenakan cerita-cerita di dalam buku ini dipaparkan secara islami, namun tetap bernuansa modern. Fithri, seorang penulis kelahiran Bogor dan lulusan fakultas Farmasi Universitas Indonesia tersebut mulai berani membukukan cerpen-cerpennya setelah cerpen-cerpennya itu selalu dinobatkan sebagai cerpen terbaik di majalah remaja islami Annida. Dalam buku ini, penulis menggabungkan cerpen-cerpennya dengan cerpen-cerpen karya Margaret Atwood. Ia seorang penulis kelahiran Kanada yang gemar mengumpulkan berjuta cuplikan peristiwa, kutipan percakapan, potongan cerita, kelebatan sensasi, dan banyak lagi dalam benaknya. Sekilas semua itu tidak berarti apa-apa, tidak berguna, dan tidak memiliki kaitan dengan apapun. Baru pada saat sang penulis menuangkan ilhamnya menjadi sebuah cerita, semua hal remeh-temeh itu mendapatkan peran dalam jalinan cerita. Dan demikianlah cerita-cerita dalam buku ini lahir.
Adapun judul-judul cerpen yang terdapat dalam buku ini diantaranya Jemari Bunda, Donor, Sore di Torrey Pines (One Summer Evening in Torrey Pines), Menunggu Kereta, Hanya Lemparan Kerikil (Just a Kid Throwing Stones), Shaf, Mencari Jalan ke Hati Bunda, Pengasuh Kami dan Dongengnya (Our Baby Sitter and Her Bedtime Stories), Mimpi Seorang Tukang Foto Kopi (The Copying Machine Guy),  Ada Yang Menunggumu, Ry, Naskah, dan Hanya di Sisi-Mu Ada Damai.
            Diharapkan resensi ini dapat dijadikan motivasi bagi pembaca khususnya para remaja dalam menjalankan kehidupannya. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi acuan para remaja agar lebih menghormati figur seorang ibu.
Cerita-cerita di dalam buku kumpulan cerpen ini disajikan dengan menggunakan bahasa yang lugas sehingga mudah dimengerti para pembaca bahkan bila dihayati dapat menyayat hati. Bagian asyiknya adalah ketika membandingkan pengalaman kita dengan cerita-cerita yang ada di dalam buku ini. Namun, karena hampir semua jalan cerita serupa, buku ini terkesan monoton. Yang menjadi ciri khas buku ini, penulis membiarkan setiap akhir cerita menggantung, meskipun sebenarnya dengan begitu pembaca dapat menentukan akhir ceritanya sendiri, namun terkadang membuat pembaca merasa kurang puas. Terlepas dari kekurangan-kekurangan tersebut, tersimpan banyak manfaat yang dapat kita peroleh setelah membaca buku ini. Banyak pengalaman berharga yang dapat kita jadikan pelajaran. Diksi dan kecermatan ejaannya pun sudah baik serta isi buku ini benar-benar dapat menggetarkan emosi karena terkadang mengajak kita tertawa bahkan menangis, dan dapat memberi ilham yang tak ternilai harganya.
Jika dilihat dari segi konten secara keseluruhan, buku penuh inspirasi berisikan motivasi-motivasi penting bagi para wanita ini sangat cocok untuk dibaca oleh seluruh remaja. Sudah saatnya kita memenuhi undangan untuk menjalin hubungan dengan apa yang terbaik dalam hidup kita; iman, harapan, tindakan kasih, dan cinta.

Peranan Pers Dalam Masyarakat Indonesia

PENGERTIAN PERS
A.    Istilah pers berasal dari kata persen bahasa Belanda atau press bahasa Inggris, yang berarti menekan yang merujuk pada mesin cetak kuno yang harus ditekan dengan keras untuk menghasilkan karya cetak pada lembaran kertas.
B.     Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia kata pers berarti: 1) alat cetak untuk mencetak buku atau surat kabar, 2) alat untuk menjepit atau memadatkan, 3) surat kabar dan majalah yang berisi berita, 4) orang yang bekerja di bidang persurat kabaran.
C.     Menurut UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

FUNGSI PERS
Menurut UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, disebutkan dalam pasal 3 fungsi pers adalah sebagai berikut :
·         Sebagai Media Informasi, ialah perrs itu memberi dan menyediakan informasi tentang peristiwa yang terjadi  kepada masyarakat, dan masyarakat membeli surat kabar karena memerlukan informasi.
·         Fungsi Pendidikan, ialah pers itu sebagi sarana pendidikan massa (mass Education), pers memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan sehingga masyarakat bertambah pengetahuan dan wawasannya.
·         Fungsi Menghibur, ialah pers juga memuat hal-hal yang bersifat hiburan untuk mengimbangi berita-berita berat (hard news) dan artikel-artikel yang berbobot. Berbentuk cerita pendek, cerita bersambung, cerita bergambar, teka-teki silang, pojok, dan karikatur.
·         Fungsi Kontrol Sosial, terkandung makna demokratis yang didalamnya terdapat unsur-unsur sebagai berikut: 1) Social particiption yaitu keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan. 2) Social responsibility yaitu pertanggungjawaban pemerintah terhadap rakyat. 3)Socila support yaitu dukungan rakyat terhadap pemerintah. 4) Social Control yaitu kontrol masyarakat terhadap tindakan-tindakan pemerintah.
·        Sebagai Lembaga Ekonomi, yaitu pers adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang pers dapat memamfaatkan keadaan disekiktarnya sebagai nilai jual sehingga pers sebagai lembaga sosial dapat memperoleh keuntungan maksimal dari hasil prodduksinya untuk kelangsungan hidup lembaga pers itu sendiri.

PERANAN PERS
Menurut pasal 6 UU No. 40 tahun 1999 tentang pers, perana pers adalah sebagai berikut :
1.      Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui.
2.      Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, hak asasi manusia, serta menhormati kebhinekaan.
3.      Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar.
4.      Melakukan pengawasan,kritik, koreksi dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.
5.      Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

PERKEMBANGAN PERS DI INDONESIA
A.    Di Masa Penjajahan Belanda dan Jepang
Penjajah Belanda sangat mengetahui pengaruh surat kabar terhadap masyarakat indonesia, karena itu mereka memandang perlu membuat UU untuk membendung pengaruh pers Indonesia karena merupakan momok yang harus diperangi.  Menuru Suruhum pemerintah mengeluarkan selain KUHP tetapi belanda mengeluarkan  atruan yang bernama Persbreidel Ordonantie, yang memberikan hak kepada pemerintah Hindia Belanda untuk menghentikan penerbitan surat kabar atau majalah Indonesia yang dianggap berbahaya.  Kemudian belanda juga mengeluarkan Peraturan yang bernama Haatzai Artekelen, yautu berisi pasal-pasal yang mengancam hukuman terhadap siapapun yang menyebarkan perasaan permusuhan, kebencian, serta penghinaan terhadap pemerintah Nederland dan Hindia Belanda, serta terhadap sesutu atau sejumlah kelompok penduduk Hindia Belanda.
Demikian halnya pada pendudukan Jepang yang totaliter dan pasistis, dimana orang-orang surat kabar (pers) Indonesia banyak yang berjuang tidak dengan ketajaman penanya melainkan dengan jalan lain seperti organisasi keagamaan , pendidikan, politik.  Hal ini menunjukkan bahwa di masa Jepang pers Indonesia tertekan. Walaupun pers tertekan dimasa Jepang namun ada beberapa keuntungan antara lain :
1.      Pengalaman yang diperoleh  para karyawan pers indonesia bertambah.  Terutama dalam penggunaan alat cetak yang canggih ketimbang Zaman belanda.
2.      Penggunaan bahasa Indonesia dalam pemberitaan makin sering dan luas.
3.      Adanya pengajaran untuk rakyat agar berpikir kritis terhadap berita yang disajikanoleh sumber-sumber resmi Jepang.

B.     Di Masa Orde Lama
-          Pers di masa demokrasi liberal (1949-1959) landasan kemerdekaan pers adalah konstitusi RIS 1949 dan UUD Sementara 1950, yaitu Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat.  Isi pasal ini kemudian dicantumkan dalam UUD Sementara 1950.  Awl pembatasan pers adalah efek samping dari keluhan wartawan terhadap pers Belanda dan Cina, namun pemerintah tidak membatasi pembreidelan pers asing saja tetapi terhadap pers nasional.
-          Pers di masa demokrasi terpimpin (1956-1966), tindakan tekanan terhadap pers terus berlangsung yaitu pembreidelan terhadap harian Surat Kabar Republik, Pedoman, Berita Indonesia dan Sin Po di Jakarta.  Upaya untuk pembatasan kebebasan pers tercermin  dari pidato Menteri Muda penerangan RI yaitu Maladi yang menyatakan …..Hak kebebasan individu disesuaikan denga hak kolektif seluruh bangsadalam melaksanakan kedaulatan rakyat.  Hak berpikir, menyatakan pendapat, dan memperoleh penghasilan sebagaimana yang dijamin UUD 1945 harus ada batasnya yaitu keamanan negara, kepentingan bangsa, moraldan kepribadian indonesia, serta tanggung jawab kepada Tuhan YME.

C.     PERS DI MASA ORDE BARU
Pada awal kepemimpinan orde baru menyatakan bahwa membuang jauh praktik demokrasi terpimpin diganti dengan demokrasi Pansasila, hal ini mendapat sambutan positif dari semua tokoh dan kalangan, sehingga lahirlah istilah pers Pancasila.  Menurut sidang pleno ke 25 Dewan Pers bahwa Pers Pancasila adalah pers Indonesia dalam arti pers yang orientasi, sikap, dan tingkah lakunya didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.  Hakekat pers Pancasila adalah pers yang sehat, pers yang bebas dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi yang benar dan objektif, penyalur aspirasi rakyat, dan kontrol sosial yang konstruktif.
Masa kebebasan ini berlangsung selama delapan tahun disebabkan terjadinya pristiwa malari (Lima Belas Januari 1974) sehingga pers kembali seperti zaman orde lama.  Dengan peristiwa malari beberapa surat kabar dilarang terbit termasuk Kompas.  Pers pasca peristiwa malari cenderung pers yang mewakili kepentingan penguasa, pemerintah atau negara.  Pers tidak pernah melakukan kontrol sosial disaat itu.  Pemerintah orde baru menganggap bahwa pers adalah institusi politik yang harus diatur dan dikontrol sebagaimana organisasi masa dan partai politik.

D.    PERS DI ERA REFORMASI
Kalngan pers kembali bernafas lega karena pmerintah mengeluarkan UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Azasi manusia dan UU no. 40 tahun 1999 tentang pers. Dalam UU Pers tersebut dengan tegas dijamin adanya kemerdekaan pers sebagai Hak azasi warga negara (pasal 4) dan terhadap persnasioal tidak lagi diadakan penyensoran, pembreidelan, dan pelarangan penyiaran (pasal 4 ayat 2).  Dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan memiliki hak tolak agar wartawan dapat melindungi sumber informasi, dengan cara menolak menyebutkan identitas sumber informasi, kecuali hak tolak gugur apabila demimkepentingan dan ketertiban umum, keselamatan negara yang dinyatakan oleh pengadilan.

Masa Bimbang

Idih judulnya gak OK banget. Yaa tapi gimana lagi, aku bingung yaa jadinya bimbang (nah lo). Nggak kerasa udah mau lulus SMA, beberapa bulan lagi UN, terus kuliah. Sekarang di sekolah udah disibukin sama pengayaan(upss salah, pemantapan maksudnya), pulang aja sore belum lagi kalo plus bimbel, wahhh....-_-
Sekarang lagi bimbang-bimbangnya, udah lulus pastinya lanjutin kuliah dong...
Mau lanjutin kemana yaa???
Hah, untuk sementara aku udah punya pegangan, mungkin juga bakal jadi keputusan final. Bimbang mengambil keputusan untuk masa depan.
Aku minat banget sama dunia kesehatan, so aku pengen banget lanjutin kuliah di bidang itu. Hhm, pengennya sih jadi perawat. Ya-ya-ya walaupun banyak orang walaupun tak semuanya, menganggap sebelah mata profesi seorang perawat. Padahal, perawat itu super hero loo!(in my opinion). Jadi perawat itu kayaknya profesi yang cocok banget buat kaum hawa. Aku bahkan sempet berkhayal jadi seorang perawat yang akhirnya mendapatkan seorang suami yang berprofesi sebagai seorang dokter (hah, ngarep banget). Tapi kan seru, istrinya perawat suaminya dokter jadii bisa buka praktek di rumah...heheh :D
Dilain hal, aku sekarang juga mulai tertarik dengan dunia IT. Yaa maka dari itu aku jadi bimbang. Aku mau lanjutin kuliah di bidang kesehatan atau IT???